D’s

Flower

Posts Tagged ‘Food’

PHI No.008

Sweet Cloud

Sweet Cloud

PHI : “D, kok sayurnya asyin siyh?? kamuu? kamuu?? aaah!! kamu gak mau kawin lagi kaaan D kaaaaaan???!!!!”

JHI: “Nggaaaaaaaaak”

~huuugs~

Dimana: Yahoo Messenger. 13:10

(usaha) Jadi Pengurus Dapurnya D

“Kalau masak ikan mackarel kaleng, ikannya digoreng dulu sampai kering ya soalnya amis kalau nggak abis itu baru masak sama bumbunya. Aku gak suka kalau amis.”

“Aku mau sambel kamu dong, tapiii cabe nya jangan pake yang rawit, pake yang besar aja, yang keriting jangan banyak-banyak ya, trus tomatnya yang banyak juga ya.”

“Gak mau sawi! pait!”

“Mau tempe tahu baceeeeem doong, ya ya ya? cari resepnya ya?”

“Berasnya tambahin lagi, nanti kurang…. eeeh kebanyakan, nanti gak abis…. udah udah, segitu aja. Airnya jangan banyak-banyak, entar benyek enye-enye.”

Daaan masih banyak lagi :) Yak! Semangat!

Kandidat Vendor Catering No.1 : Kiki Catering

Hari Sabtu lalu, selain ke pameran pernikahan juga sudah ada jadwal untuk Test Food (TF) Kiki Catering di Rimbawan II, Departemen Kehutanan. Sesampainya di sana ternyata sudah ada ruangan khusus untuk TF, lengkap dengan meja-kursi plus ada layar untuk menampilkan portfolio Kiki. Kesan pertama: Nice…

Lanjut ke makanan… Di menu buffet adalah:

  • Nasi Goreng Oriental : enak, rasanya pas.
  • Ayam rica-rica : enak… kemangi-nya seger, dan rasanya tidak terlalu pedas.
  • Cumi besta : enak juga hanya cumi-nya agak sedikit alot
  • Ikan dori saus asam manis : enak -hehe enak mulu dari tadi-
  • Nasi bebek gorengĀ  (bebek goreng + oseng buncis daging sapi + telur puyuh bumbu pedas): ini jg enaak, bebeknya empuk dan tidak amis.
  • Bistik lidah : enak, empuk banget
  • Soup something : gak nyoba
  • Salmon encroute (gubug) : entah kenapa salmon kl digoreng jadi amis.. dan saya kurang suka jadinya.
  • Selad solo (gubug) : enaaaak… seger banget kuahnya
  • Chocolate melted (plus es krim vanila): wuiiih ini favorit saya hehe… rasa coklatnya gak bikin eneg, pokoknya sip.
  • Pempek (gubug) : gak nyoba
  • Puding : gak nyoba
  • Es sirup rasa buah sepertinya, dan rasanya artificial sekali

Sebenernya ada lagi beberapa makanan, tapi karena tidak dicoba jadi tidak ingat seperti apa bentuk dan namanya, maafkan.

Dari segi dekor, cantik dan rapih, tapi sepertinya saya ingin yg agak lebih hehe. Harga? Kalau secara umum cukup murah, tergantung gedung sih, tapi tetap saja lebih murah dibanding vendor-vendor lain yang ada di Balai Sudirman.Penilaian secara umum: I like it. Hanya saja mereka belum bisa memberikan perhitungan harga untuk kasus saya, mengingat kondisi yang agak berbeda. Hari Selasa saya harus konfirmasi ulang ke mereka mengenai harga.

We’ll see….

Burger Quest!

We are doing a Burger Quest. Belum banyak sih yang dicoba, let’s see…:

  1. Wendy’s : We (I) like the bun. Dagingnya juga lumayan ukurannya, with all the cheese and vegetables, oh we like it. A little bit pricey, but, it’s worthy. The verdict: it’s good and you should try every variant.
  2. McDonald : Oh this one is disappointing. Seingat kami, dulu tuh dagingnya tebal, dan yang namanya Big Mac bisa gak muat di mulut dan bisa bikin kenyang selama hampir 10 jam -buat saya loh-. Tapi sekarang, daging tambah tipis, dan Big Mac makin kurus. Yang tetap menjadi alasan kami beli McD’s adalah mereka tetap pakai acar timun :) . The price? too pricey, at least for us. The verdict: Kalau gak terlalu suka si pickle-nya, well… mereka punya nilai lebih (kecuali -again- anda butuh tengah malam dan mau tidak mau cuma bisa telpon ke no mereka yang itu tuh).
  3. Raffel’s : Waktu pertama kali makan di PS, menurut kami enak banget. Tapi begitu makan kedua kalinya di PIM2, agak sedikit mengernyitkan dahi. Bun-nya gak enak, tidak gurih, agak hollow. Trus ukuran bun yang atas dan bawah gak proporsional acan hehe… jadi kalau makan, bun yang bawah pasti habis duluan. Sayurannya segar, so it’s a good point. The verdict: not too recommended. Agak mahal.
  4. Hot Shot’s or is it Hot Shot? anyway: Percobaan pertama kali adalah judulnya… umm.. aaah! lupa! nanti kami lihat lagi deh. Mereka punya ukuran daging yang berbeda-beda, dari yang paling tipis sampai yang tebal. Untuk pemesanan yang ukuran sedang-besar mendapatkan ekstra kentang goreng dan minuman ringan. Rasanya? Enaaak! Bun-nya empuk dan agak manis, dagingnya gurih, dengan ketebalan yang layak makan, dan sayurannya segar, plus… the cheese is great! Harganya memang mahal, but you won’t regret it. The Verdict: Awesome!
  5. Burger Klenger : Adik-adik saya sering sekali makan burger yang satu ini. Dagingnya memang tebal, roti-nya juga. Rasanya cukup enak, dan yang pasti beneran bikin klenger… kenyang parah. Well… tapi kami sudah lama tidak makan burger ini. Mungkin harus dicoba lagi. The verdict: postponed.
  6. Burger Daddy’s : Lokasinya di samping apotek wijaya. Rasa standar, harga standar… so ya kalau-kalau anda lapar setelah keluar dari apotek, ini bisa jadi pilihan dadakan. The verdict: kalau gak terpaksa, coba cari makanan yang agak “lebih”.

Sementara ini dulu ah… nanti ditambah lagi.

C’mon Sweetheart! let’s continue our Burger Quest!

Aum! Aum!

Snack favorit kami terbaru!!! Aum Aum!!! Nori kering yang tersedia berbagai rasa: Original, Hot & Spicy, Tom Yam Goong, and.. our favorite is The Wasabi Flavor! hehe… nama aslinya tuh snack sih Tao Kae Noi (nama sih Jepang, tapi tulisannya produk Thailand, gak konsisten).

Kenapa namanya Aum! Aum! ? lebih baik lihat sendiri produknya dan cari tahu kenapa kamiĀ  menamakan snack itu seperti tersebut di atas.

Tersedia di: Guardian, Kem-Chick, Foodhall, Total Buah Segar Panglima Polim… umm… tempat lain belum pernah didatengin.

Cobain deh… enaaaak banget! :D

Taichan

One of our favorite japanese restaurant, Taichan. Their speciality is ramen, and our must have ramen is Stamina Ramen. We did try other ramens, but trust us, Stamina Ramen is just simply the best ramen they have -in our opinion-. Our way to have it: order a large Stamina Ramen and kindly ask the waiter to split it into two bowls, plus Gyoza and two Ice Teas. Quite pricey… but oh it is so worth it.

Ramen-nya sih gak ada bedanya sama merek mie terbesar di Indonesia blablamie -yang sempat dituduh monopoli itu tuh-. Yang mungkin berbeda adalah kekenyalannya, trus kuahnya, yang menurut kami, sangat pas dengan adanya irisan wortel dan… umm.. daun apa tuh.. itu kucai bukan ya? well ya daun itulah. Bahkan lebih enak lagi kalau ditambah kecap asin plus cabai bubuk.

Sorry… I’ve told you I’m not good on explaining. So just give it a try if you feel like curious, okay :)

Sop Buntut Goreng

And this time, this is going to be about our favorite foods. And the honor of Number 1 goes to:

Sop Buntut Goreng by MM Juice Melawai (Rp.45.000)

So far.. this the best Sop Buntut Goreng we’ve ever had. Mahal sih, but worth it! Entah kenapa rasanya pas banget. Selain rasanya yang enak, si MM Juice Melawai merupakan salah satu tempat makan favorit, karena buka sampe jam 12 malem jadi cocok buat saya yang makannya lamaaa sekali hehe.

Review singkat tentang makanan ini:

Buntutnya gede2 banget! sapi-nya ndut hehe… trus dagingnya empuuuuk banget, mudah digigit mudah dikunyah. Rasanya gurih, kuahnya juga gurih, apalagi kalau kuahnya ditambah racikan sambel dan kecap. Kemudian, rasanya juga nyeresep, bahkan kalau tulang2nya si buntut disruput masih terasa sedapnya hehe.

Tapi ini tidak menjamin rasa sop buntut goreng di counter MM Juice yang lain. Kami pernah coba di BlahBlah Junction, dan rasanya mengecewakan hehe… tidak seperti ekspektasi kami.

Well… tapi kembali lagi, ini masalah selera yah jadi kami juga gak bisa maksa siapapun untuk jatuh cinta sama Sop Buntut Goreng MM Juice Melawai seperti yang kami rasakan. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba kan? So selamat mencoba kalau anda penasaran dan hanya kalau anda penasaran :)