D’s

Flower

Posts Tagged ‘music’

PHI No.007

PHI : D! kenapa sih gak mau nyanyi lagu iniii? ayo doong, jangan menyiksa diri. Kamu gak kasian sama istri kamu nyanyi sendirian? iih ayo nyanyi.. kenapa gak mauu?

JHI: Karena… ini demi harga diriku! kelaki-lakianku! kejantananku! martabatku sebagai suami kamu! kalau lagi sendiri baru aku nyanyi

~berlebihan sekali suami saya ini~

Dimana: Toll JORR, di radio ada lagunya anak-anak jalan belakang, judulnya selama situ mencintai sini hihi…

Our Thank You(s)

Thank You

Goes to:

  1. God… -speechless-
  2. Ibu, Mama, Papa, Liyul, Nadya, Landung, Malaikul, Abam for being here and there, always
  3. Bapak for understanding
  4. All families and relatives for their supports, caring, and blessings
  5. All friends for everything
  6. Manten Party Wedding Organizer (esp. Mbak Ria) yang sudah memberikan jalan tengah untuk situasi yang tidak memungkinkan ada jalan tengah :) thank you so much
  7. Balai Sudirman and Masjid Agung Al-Azhar
  8. Novi Arimuko for the most beautiful and flawless make up we’ve ever had in my life… flawless as in stay intact through tears :); Novi Arimuko Team for their fabolous make ups for the families
  9. Garda Decoration for the  gorgeus works on our wedding, it was really awesome
  10. Kiki Catering for their delicate and delicious foods that can be enjoyed by almost everyone at the party
  11. Dedy Fadlan for two most beautiful -again- Kebayas and suites we’ve ever had in my entire life -again-; Sanggar Fadlan for their cooperation on wardrobe for the families
  12. Photomotion Art Imaging for their professional photography and videography services
  13. Melody Mustertainment for the perfect music, just like what we wanted
  14. All MCs (Ibu Djoko from Novi Arimuko and Ibu Andriyani from Melody Mustertainment)
  15. Golden Bird Rental
  16. Dan semua pihak yang belum tersebutkan di blog ini

We can’t thank you all enough… May God Bless You, always…

Once again, Thank You

Oh Mraz, Oh Well…

The day before Jason Mraz’s Performance at Java Jazz 2009
D: “Sayang, mau ntn Mraz gak?”
S: “Ah?…” *setengah tidak percaya hehe*
D: “Iya.. aku belikan ya tiketnya.”
S: “Ndak usah D. Terima kasih sblmnya ya Sayang”
D: “He? Kenapa? Jason Mraz loh Sayang”
S: “Iya… ndak usah…”
D: “Kenapa?”
S: “What I want is Mraz and only Mraz. Kita tunggu dia konser tunggal aja yah” :)
***
Pas lihat beritanya di koran, wah ternyata cuma sedikit ya yang dinyanyikan, bahkan mas Mraz tidak menyanyikan Bella Luna… (padahal lagu itu salah satu lagu terindah Jason Mraz loh).
Oh well…  tetap kutunggu kedatanganmu berikutnya yah mas Mraz hehe…

What The Heck Is Wrong With Tommy Page’s A Shoulder To Cry On???!!!

So it was yesterday, I went for a karaoke with D (bagi saya, ini baru kedua kalinya berkaraoke… agak menyedihkan hehe) So kita pilih dong list lagu-lagu menurut selera. Lagu pertama yang saya nyanyikan adalah lagunya pak Engelbert Humperdinck yang itu tuh hehe…. sampailah ke salah satu lagu wajib kalau karaoke, Tommy Page’s A Shoulder To Cry On *inget kan? boong aja kalo gak inget hihihih :D *

Seperti yang anda ketahui, klip lagu di tempat karaoke itu kebanyakan ngarang berat, gak nyambung acan, iya gak? ada yang adegan ciuman tanpa henti, adegan ibu lagi ngiket rambut anaknya, adengan kebun binatang, pokoknya intinya mengarang bersama. So far sih saya tidak masalah, wong saya cuma butuh melampiaskan teriak-teriak nyanyi lagu jadul itu… tapi khusus untuk klip si Mas Tommy si A Shoulder To Cry On, menurut saya amat sangat ayoning! Klip dibuka dengan adegan onta lagi jalan-jalan di kebun binatang, ada beruang joget-joget, ada jerapah makan, saya masih nyanyi dengan semangat tuh… naah sampailah ke reff terakhir and when you need a shoulder to cry oooon… when you need a friend to rely on… when…dst dst tahu tidak adegannya apa? LIMA BIAWAK ATAU KOMODO ATAU APALAH, SEDANG NIKMAT-NIKMATNYA MENYANTAP BABI *yang warnanya pink itu loh* SAMBIL BERDARAH-DARAH!!! YUUUUUCK!!! HIIIIY!!! Horor banget kaaan??!! Langsung di skip deh ke lagu berikutnya… Sigh (-_-)”

Buat para pengelola tempat karaoke, mbokyao klipnya diapain gitu, paling tidak hilangkan saja itu adegan barbarian, kan saya juga pengen nyanyi lagu itu sampai habis…. you’ll always have my shoulder to cry…. on…

Entertainment Untuk Resepsi

Sejak awal kami kepikiran sama vendor untuk music & entertainment untuk resepsi. Kami sih gak terlalu peduli mau kayak apa bentuknya, yang jelas, pakai baby grand piano, singer, plus apapun yang mereka rasa perlu ditambahkan. Tapi… kami punya syarat khusus untuk singing ability hehe… -ngawur bahasanya-, dan itu harus ditanyakan pada saat kami pertama kali ketemu sama calon vendor.

“Bisa menyanyikan lagu-lagunya Jason Mraz dengan baik dan benar?”

kalau jawabannya:

“Siapa? miras?” >> maka langsung dicoret dari daftar.

“Jason Mraz? kayaknya pernah denger deh… yang mana ya?” >>sama! coret juga.

“Oh Jason Mraz… kita sih belum pernah menyanyikan, tapi bisa dicoba nanti.” >>yaa.. okelah dipertimbangkan.

“Sure! name it! we love him” >> wah langsung jadi kandidat no.1 di list kita :D
Oh yeah! we love Mraz!!!

Selanjutnya, kl lolos tahap 1, lanjut ke pertanyaan berikutnya

“Bisa menyanyikan lagu-lagu yang ada di CD ini? -FYI isinya sesuai playlist di iTunes saya-. Kami beri waktu seminggu, kemudian beri jawaban.”

Kalau jawabannya:

“Wah mbak ini sih bukan lagu kawinan, gak cocok mbak.” >> langsung coret! sok tau loe! emosi jiwa dong dibilang kayak gitu hihi :D
“Bisa-bisa, tapi ada beberapa yang kami rasa harus diganti biar matching.” >> oke, we’ll discuss it later -saya sadar isinya banyak yang gak matching soalnya hehe-

Sayang mau nambah syarat lain?