D’s

Flower

Posts Tagged ‘PHI’

PHI No.009

PHI : “D, kenapa KPK- Kepolisian digambarkan sebagai Buaya dan Cicak? Kenapa gak Kucing dan Macan?”

JHI: “Karena sama-sama reptil, terus salah satu menggambarkan yang lebih busuk dari yang satunya lagi. Terus, kucing dan macan itu lucu, makanya gak pantes. Kan gak ada Kucing/Macan darat, adanya Buaya Darat.”

Bubuw, we miss you!!!

Bubuw, we miss you!!!

Dimana: Jl. Haji Jian

PHI No.008

Sweet Cloud

Sweet Cloud

PHI : “D, kok sayurnya asyin siyh?? kamuu? kamuu?? aaah!! kamu gak mau kawin lagi kaaan D kaaaaaan???!!!!”

JHI: “Nggaaaaaaaaak”

~huuugs~

Dimana: Yahoo Messenger. 13:10

PHI No.007

PHI : D! kenapa sih gak mau nyanyi lagu iniii? ayo doong, jangan menyiksa diri. Kamu gak kasian sama istri kamu nyanyi sendirian? iih ayo nyanyi.. kenapa gak mauu?

JHI: Karena… ini demi harga diriku! kelaki-lakianku! kejantananku! martabatku sebagai suami kamu! kalau lagi sendiri baru aku nyanyi

~berlebihan sekali suami saya ini~

Dimana: Toll JORR, di radio ada lagunya anak-anak jalan belakang, judulnya selama situ mencintai sini hihi…

PHI No.006 (What is evil about that?)

Phew, it’s been awhile…

Me and D had a brunch today when he told me some news. One of the news that really caught my attention was about a well known computer and stuff company was being called evil. D said, the company was evil. I asked why, D answered that when this company is about to release their new technology and stuff they would make their employees work so hard, even on weekends and holidays, and they are not allowed to tell, even their family, about what they’re doing on. I asked D again, how is that being called evil, what is evil about that.

D: “Because they can’t do that, the company.”

Me: “Why? all the employees got their payment, don’t they? so what’s evil about that?”

D: “Yes, but the company should not forbid their employee about telling things to their family”

Me: “Why? It’s their privilege, their property. It’s only natural that they want to keep it safe from whosoever they consider doesn’t worth the knowledge. What’s evil about that?”

D: “Yes, but it’s against humanity… They just should not do that”

Me: “There’s no such thing, humanity. They, those person who are the brain and soul of the company, I believe they pay the hard work of their employee with what you call salary and they pay their own hard work with what you call evil, it is a full right of their own property, they owe no one about it, about sharing it with the world . That’s all. For me, there is no evil in that.”

PHI No.005

PHI : “D, Kopassus itu apa sih? Angkatan apaan? Darat? Laut? Udara? trus kalau di luar negeri namanya apa? Kalau pas perang mereka ditaro dimana? apa bedanya sama angkatan lainnya?”

JHI : “Kopassus itu Komandu Pasukan Khusus punya nya Angkatan Darat. Mereka kalau di luar negeri namanya Special force atau special unit gitulah. Kayak Detasemen 88 itu setauku bagian dari Kopassus. Kalau angkatan udara namanya Paskas kalau gak salah, kalau angkatan laut punya pasukan katak. Mereka punya keahlian tersendiri sayang, they could bring more damage tapi less force, less victim. Kalau pas perang, mereka biasanya punya tugas buat infiltrate lawan supaya lawan bisa dilemahkan dari dalam. Orang-orangnya yang terpilih dan jumlahnya gak sebanyak kayak Infanteri gitu.”

Dimana : Samping Rumah Sakit Brawijaya Women and Children Hospital

PHI No.004

PHI : “D, kalo pas pertandingan bola yang gede-gede macemnya Manchester dan teman-temannya, kita gak boleh salah duduk ya pas di tribun stadionnya? kan bisa bahaya ya D ya kalo penggemarnya ManU duduk di tribun penggemarnya.. sapa gitu musuhnya?”

JHI : “Iya sayang, kan udah ada petugasnya yang kasih tau suporter siapa duduk dimana, jadi seharusnya gak salah. Lagipula, kebanyakan yang nonton kan pake seragam kesebelasan masing-masing, jadi dia tau lah temen-temennya duduk dimana. Kalo apes salah duduk ya ganti baju hehe…”

Dimana : Jalan di depan Citos

PHI No.003

PHI : “D, kenapa sering sekali demo sih? gak punya kerjaan atau emang itu kerjaan mereka? Apalagi sih yang di demo-in? trus itu motor di depan seenak jidat banget sih slonong sleneng gak karuan, padahal bawa anak kecil kan???”

JHI : “Iya sayang, itu kan udah ada agenda-nya, biasanya sih LSM atau orang pribadi yang kalah di politik. Itu semua kan ada biayanya, gak mungkin tuh orang-orang demo sendiri gak ada yang atur, liat aja mukanya sih gak kompeten semua dan aku rasa gak paham juga sama apa yang didemokan. Beda sama pas jaman nurunin Pak Presiden jaman dulu, itu kayaknya ikhlas tuh demo-nya, dan jelas maksudnya juga kan. Waah emang dah! kebanyakan motor di negara tercinta kita tuh emang kayaknya gak paham aturan dan tatakrama di jalan raya. Seharusnya orang naik motor itu ujian dapet SIM nya lebih susah dari yang naik mobil. Motor kan lebih tricky, tingkat keselamatan lebih riskan, pokoknya seharusnya lebih sulit lah. Ini coba, anak kecil SD aja udah naik motor, berasa riding a bicycle… yang salah bapaknya lah itu!”

Dimana : Jl. Haji2-an Cipete